Maurizio Sarri Ngotot Tetap Bertahan di Chelsea

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, terancam ditendang lantaran pencapaian negatif yang didapat kesebelasannya. Meskipun begitu, lelaki dari Italia ini berkeras tinggal di Stamford Bridge.

“Saya seharusnya merasa saya bakal jadi pelatih Chelsea guna masa yang panjang, jika tak, saya tak dapat kerja. Saya seharusnya kerja, serta saya mau kerja dengan target jangka lama, ” tutur Sarri pada Soccerway.

Chelsea menerima kekalahan 3 kali di dalam 5 pertandingan terbaru di seluruh turnamen. The Blues babak belur di tangan Bournemouth (0-4), Manchester City (0-6) serta Manchester United (0-2).

Berkat pencapaian itu, Sarri dalam tuntutan. Dia dapat kehilangan kariernya apabila Eden Hazard cs menerima kekalahan lagi di dalam 2 pertandingan menentukan selanjutnya.

Sarri jua kena kecaman sebab berkeras menjaga formasi 4-3-3 di rumput hijau.

“Sistem merupakan masalah perdana. Saya paham memang benar jika saat kami menerima kekalahan, saya seharusnya menaruh salah satu ujung tombak di rumput hijau. Saat kami unggul, saya seharusnya menempatkan bek di lapangan. Namun saya mau menyaksikan sepak bola dengan cara lainnya. ”

“Saat ini, kami membikin blunder dengan beberapa pemain. Tiap-tiap orang yang terlibat cepat ataupun lambat bakal membikin blunder. Kami perlu setingkat lebih banyak usaha guna merubah mental pemain, ” tutur Sarri.

Leave a Comment